Kreatif, WBP Rutan Kelas IIB Watansoppeng membuat kerajinan dari kertas koran
Kreativitas Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Kelas IIB Watansoppeng sudah tidak diragukan. Hanya bermodalkan beberapa bahan seperti serbuk somel, nasi, kertas koran atau kertas bekas, stik eskrim dan kardus, tanah liat, dan kayu terbukti mereka mampu mengolahnya menjadi karya dengan nilai seni dan ekonomi yang tinggi.
“Meski berada di balik tembok jeruji, bukan berarti mereka kehilangan kreativitas dan kesempatan mengekspresikan kebisaan yang mereka miliki. Di sini mereka bisa berkreasi, membuat bingkai, miniatur, asbak, tempat tissu, stand hp, jam dinding dan lainnya.” Ungkap Ka Rutan Kelas IIB Watansoppeng, Rabu (03/05)
Karya yang dibuat WBP tidak kalah dari buatan pengrajin yang ada di luar Lapas/Rutan. Semua itu tidak terlepas dari peran dan bimbingan petugas dalam mendampingi mereka menjalani pembinaan di bawah Rutan Watansoppeng.
Pembuatan kerajinan tersebut dibuat dengan cara berbeda beda. Pembuatan karya asbak dari serbuk somel yang di campur dengan nasi kemudian diaduk sampai halus dan didiamkan 5 menit lalu dibuatlah sesuai bentuk yang diinginkan
Adapun karya lainnya seperti tempat tisu, stand hp, dan bingkai dibuat dengan cara membuat beberapa gulungan-gulungan dari kertas koran atau kertas bekas hingga mengeras kemudian diberi lem dan lalu dirangkailah gulungan-gulangan tersebut lsesuai dengan bentuk yang diinginkan.
Karya WBP Rutan Kelas IIB Watansoppeng ini dapat dibeli untuk dijadikan cendra mata. Pembelian dapat dilakukan dengan datang langsung ke Lapas atau melalui direct message pada akun media sosial Lapas.
Hasil penjualan akan menjadi komponen Penerimaan Negara Bukan Pajak dan sebagian premi menjadi hak WBP.





