Kepala Rutan Watansoppeng Sapa Warga Binaan
Watansoppeng (13/9/2018) - Pada Rabu 12 September 2018 lalu, Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Watansoppeng, Abdul Waris, bertemu secara resmi dengan seluruh warga binaan pemasyarakatan selesai sholat Dhuha. Karutan Watansoppeng mengumpulkan seluruh warga binaan di Mesjid Rutan. Pertemuan ini berlangsung cukup lama, mulai jam 8.10 WITA hingga 9.55 WITA.
Dalam pertemuan ini Kepala Rutan Watansoppeng memperkenalkan diri kepada seluruh warga binaan yang sebelumnya belum sempat beliau lakukan. Selain itu beliau juga menyampaikan program kerja yang telah beliau susun untuk dilaksanakan di Rutan Watansoppeng. Ada beberapa program kerja yang akan dilaksanakan oleh beliau, diantaranya meningkatkan kebersihan blok dan kamar hunian warga binaan yang sesuai dengan aturan serta menciptakan lingkungan hidup yang sehat. Kedua, beliau akan memaksimalkan pendidikan keagamaan kepada warga binaan, dimana beliau akan turun langsung melakukan tes membaca Al-Qur'an kepada warga binaan setiap Sabtu. Kepala Rutan Watansoppeng ingin agar saat mereka bebas dari Rutan Watansoppeng, mereka sudah bisa membaca Al-Qur'an dan lebih mendalami agama. Ketiga, beliau ingin agar ketertiban dan keamanan Rutan dijaga dan ditingkatkan. Hal ini demi kenyamanan dan keamanan bersama. Serta beliau juga berencana untuk mengeluarkan seluruh kreatifitas warga binaan selama menjalani program pembinaan di Rutan Watansoppeng.
Tidak hanya itu, dalam pertemuan ini Kepala Rutan Watansoppeng, Abdul Waris, menyampaikan bahwa beliau akan dengan terbuka menerima keluh kesah warga binaan, beliau terbuka untuk layanan konseling baik warga binaan maupun pegawai. Hal ini tidak lain agar beliau tau apa yang terjadi di dalam Rutan serta bagaimana perasaan warga binaan didalam Rutan.
Beliau juga menegaskan kepada seluruh warga binaan dan pegawai untuk tidak sekali-kali mencoba memasukkan narkoba ataupun memfasilitasi warga binaan dengan penggunaan handphone genggam. Sebab memfasilitasi warga binaan dengan handphone genggam sama saja dengan menjembatani mereka menghubungi dunia luar yang bisa saja dimanfaatkan untuk melakukan kejahatan.
Post By Chaerunnisa Ibrahim




