Widget HTML Atas

"Waspada TEROR!" Inspeksi Dadakan Rutan Kelas IIB Watansoppeng

Watansoppeng - (14/5/2018) Terkait dengan adanya tindakan teror yang kini semakin gencar terjadi disekitar kita, Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Watansoppeng, Ibnu Faizal A.Md.IP.S.Sos, memberikan mandat kepada Kepala Sub Bagian Pengelolaan Rutan Watansoppeng, Syamsul Bahri S.Sos, untuk melakukan penyisiran atau Inspeksi dadakan di wilayah Rutan Watansoppeng. Hal ini karena Rutan/Lapas dianggap sebagai instansi vital yang dapat menjadi sasaran teror.

 Pagi tadi di Rutan Watansoppeng, seluruh staf/pegawai dikerahkan untuk melakukan inspeksi di blok-blok WBP serta di sekitar wilayah Rutan yang dianggap mencurigakan.




 Pada gambar di atas terlihat Kepala Sub Bagian Pengelolaan Rutan Watansoppeng di bantu oleh staf/pegawai melakukan inspeksi di kamar WBP.



 Penyisiran ini dilakukan di setiap sudut, guna menghindari adanya lokasi yang terlewat. Tidak hanya di tempat tidur, di kolom tempat tidur pun ikut di periksa. Daerah pembuangan maupun penampungan air tidak luput dari sasaran inspeksi dadakan ini.


 Selain di blok WBP laki-laki, tidak berbeda dengan blok wanita. Walau jumlah WBP wanita di Rutan Watansoppeng hanya sedikit, tetapi pemeriksaan di blok ini tidak kalah ketat dengan blok WBP lain.

 Sebelum melakukan pemeriksaan di kamar WBP, terlebih dahulu WBP di geledah satu-persatu dan diarahkan ke satu tempat.

 Hal ini dimaksudkan agar WBP tidak membawa keluar barang yang ingin disembunyikan dari petugas, selain itu pemeriksaan ini juga untuk mencari adakah barang-barang yang tidak seharusnya disembunyikan di badan WBP.


 Setelah melakukan pemeriksaan satu-persatu kepada WBP, selanjutnya barulah pemeriksaan dilakukan di dalam blok/kamar WBP.



 Pemeriksaan di blok/kamar WBP wanita, dilakukan oleh staf/pegawai wanita yang ada di Rutan Watansoppeng, adapun staf/pegawai laki-laki akan mengawasi dan mengamankan situasi.


Pemeriksaan di kolom tempat tidur, yang dicurigai menyimpan barang-barang yang tidak sesuai dengan ketentuan.

  Pemeriksaan menyeluruh, hingga mencari kedalam pot tanaman.

Pencarian luar kamar/blok.

 Tidak ada tempat yang luput dari inspeksi dadakan ini. Hal ini juga merupakan tindakan meningkatkan kewaspadaan atas aksi teror yang marak terjadi belakangan ini. Aksis teror ini bukan hanya berdampak pada fisik tetapi mental masyarakat. Aksis teror ini juga tidak hanya terjadi didalam kehidupan sehari-hari tapi juga melalui aksi di media sosial dan network. Oleh karena itu meningkatkan kewaspadaan sangatlah penting guna menjaga keamanan dan kesatuan.

 Pada inspeksi hari ini, ditemukan beberapa senjata tajam seperti gunting, obeng, pisau, alat pemotong, serta beberapa barang yang terbuat dari besi. Semua barang-barang itu telah diamankan.  Walau tidak seberapa jumlahnya tetapi penemuan ini membuat Rutan Watansoppeng meningkatkan kembali kesiagaan. Sebab tidak ada yang tau apa yang akan terjadi dimasa yang akan datang.

 Diharapkan inspeksi seperti ini dapat menjadi pengingat untuk semua staf/pegawai tidak hanya di Rutan Watansoppeng tapi di seluruh Rutan/Lapas di Indonesia. Bahwa tidak peduli kapan, dimana, dan siapa, kita harus terus waspada. Terus menjaga persatuan dan kesatuan tidak hanya dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai anggota Pemasyarakatan tetapi sebagai upaya dalam mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia.


Rutan Kelas IIB Watansoppeng
Rutan Kelas IIB Watansoppeng Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Watansoppeng, berada di bawah naungan Kementerian Hukum Dan HAM, Kantor Wilayah Sulawesi Selatan.