Widget HTML Atas

Jeruji Bukan Batasan Untuk Kami Berkreasi

Watansoppeng - (11/5/2018) Judul diatas mungkin cocok untuk menggambarkan tentang kehidupan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di dalam Rutan Kelas IIB Watansoppeng. Berada didalam Rutan tidak lantas membuat WBP yang ada di bawa binaan Rutan Watansoppeng berhenti berkreasi dan menunjukkan kebolehannya dalam membuat kerajinan tangan.
Karya seorang WBP Rutan Watansoppeng


 Seperti yang terlihat pada gambar di atas, kerajinan tangan tersebut merupakan hasil karya seorang WBP yang berada di bawah binaan Rutan Kelas IIB Watansoppeng. Terbuat dari nasi basi yang lalu campurkan dengan lem dan kemudian dibentuk sedemikian rupa hingga menjadi sebuah karya yang indah. Ide ini pertama kali muncul di benak Arafah, WBP Rutan Watansoppeng, saat melihat ada nasi basi yang terbuang percuma. Melihat itu Arafah kemudian mengumpulkan nasi itu dan mengubahnya menjadi kreasi seperti di atas.

 Proses pembuatannya pun tidak mudah, karena memerlukan keahlian khusus dalam membentuk adonan nasi yang sudah dicampur dengan lem, setelah di bentuk adonan tersebut lalu di jemur di bawah terik matahari hingga benar-benar kering dan mengeras. Proses ini sangat penting karena akan mempengaruhi hasil dari kerajinan nasi itu sendiri. Setelah benar-benar kering barulah kerajinan nasi ini diberi warna guna memberikan kesan yang lebih artistik dan indah.

 Dengan adanya kegiatan seperti ini diharapkan kepada seluruh WBP agar tidak bosan dengan kehidupan di dalam Rutan dan tetap berkreasi serta mencari kesibukan yang bisa berguna bagi mereka setelah keluar dari Rutan.
Rutan Kelas IIB Watansoppeng
Rutan Kelas IIB Watansoppeng Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Watansoppeng, berada di bawah naungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia. Kantor Wilayah Sulawesi Selatan.